Featured Post

mengenal evaluasi pembelajaran dan ANBK pengganti UNBK

halo pembaca, selamat datang di blog ini 👋   Di masa kini sering kali evaluasi disamakan dengan ujian dan penilaian. Ujian pada kenyata...

Monday, September 20, 2021

Fenomena Tik Tok Syndrome

Akun @kesarnst menghebohkan warga net dengan mengunggah video yang mendeskripsikan dirinya mengidap Tik Tok syndrome. Dalam captionnya, ia menuliskan kisah remaja yang terkena Tik Tok syndrome, “Komedi sarkas (awas konten sensitif),” tulis Kesarnst dalam keterangan postingannya.
Video yang berdurasi 1 menit 10 detik itu dalam sekejab langsung viral di media massa. Sejak diunggah pada 18 Juni, video ini telah 2.020.000 kali penanyangan dengan 47.561 komentar. Dalam videonya, Kesar mengatakan bahwa awalnya dia bermain Tik Tok cuma buat senang-senang saja. Tapi lama-kelamaan ia merasa ada yang aneh dengan dirinya. “Saya seperti tidak bisa mengontrol tubuh saya dan ternyata setelah saya cek, saya terkena Tik Tok Syndrome,” ujarnya.

“Saya harus minum obat dua kali sehari untuk meditasi aga tubuh saya tidak bergerak-gerak,” ujarnya diiringi lagu sedih. Ia menutup videonya dengan menuliskan bahwa 8 dari 10 anak Indonesia terkena Tiktok Syndrome.
Siti Mashitoh (22), salah satu mahasiswa perguruan tinggi Islam di Salatiga,  mengatakan pertama kali melihat video itu dari grub Whatsapp-nya, ia pun percaya dan merasa prihatin. “Ya Allah, sampek koyo ngene lho. (Sampai ada yang seperti ini, lho)” sambil menunjukkannya kepada kami.
Dari sekian puluh ribu komentar yang membanjiri postingannya. ada juga warga net yang meminta tanggung jawabnya, “Woi tanggung jawab mak gw percayaa,” tulis @dhiavz. Banyak juga yang menge-tag temannya agar turut melihat video itu.
Bagi mereka yang hanya melihat konten itu di platform lain dan tidak membaca caption yang Kesar tuliskan, pasti akan percaya. Mengingat ekspresi dan gerak Kesar terkesan begitu meyakinkan. Kami sendiri melihat video itu dari teman, awalnya otomatis percaya. Namun, setelah kami membuka akun instagram aslinya, barulah kami tahu bahwa ini hanya konten dan tidak benar-benar serius.
Disamping itu kami juga sadar, bahwa Tik Tok memang akhir-akhir ini sedang hits di semua kalangan. Aplikasi ini dimainkan oleh semua usia, dari mulai anak kecil sampai nenek paruh baya. Tik Tok telah berhasil menyihir mereka yang males gerak (mager) untuk mau berjoget atau setidaknya bergerak dan nampang di depan kamera.
Aplikasi ini juga telah menjamur di kalangan selebgram, bahkan ada juga yang memenuhi postingan Instagram-nya dengan video-video Tik Tok. Athala, salah satu publik figur Indonesia dalam sebuah tayangan televisi juga mengungkapkan ke-enjoy-annya bermain Tik Tok. Ia pun kerap memainkannya bersama adik dan Ibunya.
Tik Tok telah menjadi hiburan yang banyak dinikmati. Dalam sebuah kesempatan, Ganjar Pranowo dan Anis Baswedan ketika diundang oleh Najwa Shihab pun memainkannya, walaupun memang terlihat tidak lihai. Tapi hal tersebut berhasil membuat mereka tertawa dan penonton terhibur.
Menurut kami, ide tersebut berangkat dari keprihatinannya Kesar terhadap fenomena yang tengah terjadi di Indonesia. Sebenarnya, tidak ada yang perlu disalahpahami dari video tersebut, asal warga net membaca dan memahami benar-benar isi dan keterangan dari videonya.


No comments:

Post a Comment